Berita
200 IKM dan UMKM Ikuti Workshop Model Bisnis Dekranasda Babel
PANGKALPINANG - Sebanyak 200 Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bangka Belitung (Babel), mengikuti workshop model bisnis...
200 IKM dan UMKM Ikuti Workshop Model Bisnis Dekranasda Babel
Mislam
Disperindag
5 tahun yang lalu
PANGKALPINANG - Sebanyak 200 Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bangka Belitung (Babel), mengikuti workshop model bisnis dengan pendekatan design thinking dan Objective Key Result (OKRs) bagi perajin, Rabu pagi (9/9/20) di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Babel.
Kegiatan yang diusung oleh Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman para IKM dan UMKM tentang model bisnis dengan pendekatan design thinking dan OKRs.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel, Sunardi dan Kepala Dinas UMKM Babel, Elfiana serta narasumber dan para pengusaha. Acara workshop model bisnis dibuka langsung oleh Ketua Dekranasda Provinsi Babel, Melati Erzladi.
Ketua Dekranasda Provinsi Babel, Melati Erzladi mengatakan kegiatan seperti ini dilakukan untuk mengajak para pelaku IKM dan UMKM untuk berani bergerak maju dalam menjual produknya dengan model bisnis design thinking, yaitu untuk mendorong para pelaku usaha IKM dan UMKM mendesain produknya dalam rangka memuaskan konsumen.
Kegiatan ini rencananya mengundang lebih dari 200 orang, namun karena berada di era pandemi Covid-19 dan harus mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak, panitia diharuskan untuk mengundang peserta dengan jumlah setengah dari kapasitas ruangan gedung pertemuan mahligai.
Workshop model bisnis dengan pendekatan Design Thinking ini untuk mendorong para pelaku usaha IKM dan UMKM mendesain prodaknya, tidak lain bertujuan untuk memuaskan konsumen agar produk terlihat lebih menarik. Untuk lebih memahami model bisnis ini, narasumber Dwi Indra Purnomo menjelaskan lebih jauh model bisnis tersebut.
Dalam kegiatan workshop model bisnis, Ibu Melati mengajak para peserta untuk tetap semangat dalam mengikuti ajang workshop, sebab banyak ilmu dan pengalaman yang akan di ambil dalam acara ini.
“Dengan adanya model baru akan merubah model lama bisnis yang dijalankan, di era pandemi ini mengharuskan para pengusaha untuk menjual produknya lewat online. Oleh sebab itu, kita jangan gagap teknologi, mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa mengaspirasi kita semua, tetap semangat tetap melek teknologi,” katanya.
Sementara itu Gubernur Erzaldi Rosman mengajak para peserta untuk tetap semangat dan bertahan dalam menjalankan usahanya, sebab dengan bertahan maka akan meraih sukses.
“Di era digitalisasi serta pandemi virus Covid-19, berbagai tantangan dan halangan tentunya menerpa para pelaku IKM dan UMKM. Oleh karena itu, siapapun yang berhasil melewati masa ini maka akan seterusnya akan menjadi orang yang sukses,” ujarnya.
Dirinya juga mengharapkan para peserta untuk bisa berduskusi dan memahampi kegiatan workshop model bisnis ini sehingga membawa manfaat buat para IKM dan UMKM.
ID
EN