Logo Babel

Berita

Bersama Ketua KPK, Gubernur Erzaldi Jadi Pembicara Dialog 21 TVRI

Bersama Ketua KPK, Gubernur Erzaldi Jadi Pembicara Dialog 21 TVRI
Bersama Ketua KPK, Gubernur Erzaldi Jadi Pembicara Dialog 21 TVRI
Bersama Ketua KPK, Gubernur Erzaldi Jadi Pembicara Dialog 21 TVRI
Bersama Ketua KPK, Gubernur Erzaldi Jadi Pembicara Dialog 21 TVRI

PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, bersama dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), Firli...

Bersama Ketua KPK, Gubernur Erzaldi Jadi Pembicara Dialog 21 TVRI

Lulus

Dinas Kominfo

5 tahun yang lalu


PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, bersama dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), Firli Bahuri menjadi pembicara dalam program acara televisi yang disiarkan oleh TVRI Bangka Belitung "Dialog 21", Jumat (24/7/20).

Tema yang diambil dalam dialog ini adalah "Anggaran Penanganan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung".

Gubernur Erzaldi menjelaskan, Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung telah merealisasikan anggaran untuk penanganan Covid-19 lebih dari 34 persen. Angka tersebut menempatkan Bangka Belitung masuk sebagai 10 besar daerah dalam penyerapan anggaran Covid-19.

Pada penggunaan anggaran ini, pihaknya (Pemprov. Babel) melakukan dengan penuh kehati-hatian namun tetap dengan kepercayaan diri yang tinggi. Hal itu dikarenakan dalam setiap langkahnya, Pemprov. Babel berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), melalui pendampingan dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta meminta persetujuan dari DPRD.

Oleh pemerintah pusat, Babel dinobatkan sebagai terbaik kedua dari seluruh daerah se-Indonesia dalam usaha penanganan dan penanggulangan Covid-19. Selain kedisiplinan masyarakat, hal ini tidak terlepas dari koordinasi dan kerja sama dengan berbagai pihak.

"Tidak ada sebelumnya pemimpin di manapun di negeri ini mempunyai pengalaman mengelola pandemi Covid-19 seperti ini. Namun dengan keberanian dan didampingi oleh forkopimda serta BPKP, kita bisa menanganinya," ungkap Gubernur Erzaldi.

Sementara itu, Ketua KPK RI, Firli Bahuri menyampaikan fokus KPK adalah untuk memastikan anggaran yang digunakan oleh pemerintah dalam penanganan Covid-19 itu transparan, akuntabel, dan bisa dipertanggungjawabkan.

Pemerintah dalam penanganan Covid-19 mengucurkan dana sebesar 655 triliun lebih untuk melaksanakan enam program di antaranya, perlindungan sosial, kesehatan, pemulihan ekonomi bantuan daerah dan lembaga. Dana ini bukan hanya untuk mengatasi Covid-19 tetapi juga agar pertumbuhan ekonomi tetap berlangsung.

Untuk itu diharapkan pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan penyerapan anggaran. Dalam penggunaan anggaran Covid-19 ini pihaknya juga mendorong keterlibatan aktif Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dan BPKP untuk melakukan pengawalan dan pendampingan terkait proses pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) dengan berkonsultasi kepada Lembaga Kebijakan Pengadaan barang/jasa Pemerintah (LKPP).

Ketua KPK RI mengapresiasi langkah Gubernur Erzaldi dalam penyerapan anggaran Covid-19, yang secara aktif berkoordinasi dengan pihak berwenang dan BPKP. Pihaknya juga siap membantu dalam pengawasan jika diperlukan.

Terkait dalam penggunaan anggaran Covid-19 juga telah dilakukan beberapa kali pertemuan baik secara langsung maupun melalui video conference untuk mengarahkan refocussing dan realokasi anggaran. Menurutnya, dalam penanganan Covid-19 ini dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen.

Selain Gubernur Erzaldi dan Ketua KPK Firli Bahuri, dalam Dialog 21 TVRI Bangka Belitung ini juga menghadirkan narasumber lain Kepala Perwakilan BPKB Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ikhwan Mulyawan. Kegiatan ini dipandu oleh Rektor Universitas Bangka Belitung, Dr. Ibrahim.

Sumber
Dinas Kominfo
Penulis
Lulus
Editor
Listya
Fotografer
Umar