Berita
Jumlah Angkatan Kerja Bertambah 51.028 Orang
Pangkalpinang – Tahun ini terjadi penambahan jumlah angkatan kerja. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merilis, Februari 2014 lalu...
Jumlah Angkatan Kerja Bertambah 51.028 Orang
Rizky, Huzari
Dinas Kominfo
11 tahun yang lalu
Pangkalpinang – Tahun ini terjadi penambahan jumlah angkatan kerja. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merilis, Februari 2014 lalu jumlah angkatan kerja tercatat 640.900 orang. Sedangkan di bulan sama tahun 2015 jumlah angkatan kerja menembus angka 691.928 orang. Setidaknya terjadi penambahan sekitar 51.028 orang.
Ahmad Azhari Kabid Statistik Sosial Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, jumlah penduduk yang bekerja pada Februari 2015 dibanding Februari 2014, terjadi kenaikan sebanyak 44.996 orang. Di bulan sama, jumlah penduduk bekerja sebanyak 668.754 orang, sedangkan Februari 2014 sebanyak 623.758 orang.
“Untuk tingkat pengangguran terbuka, Februari 2015 mencapai 3,35 persen. Angka ini naik dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya yakni 2,67 persen,” jelasnya saat jumpa pers di Kantor BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (5/5/2015).
Menyinggung mengenai tingkat partisipasi angkatan kerja, jelasnya, Februari 2015 sebesar 70,20 persen. Angka ini naik sebesar 3,36 persen dari 66,84 persen. Sementara persentase penyerapan tenaga kerja di sektor primer, menunjukan penurunan sebesar 8,5 persen. Untuk sektor sekunder dan tersier mengalami kenaikan sebesar 0,64 persen dan 7,86 persen dibanding Februari 2014.
Lebih jauh ia menjelaskan, penurunan jumlah pekerja mencapai 9,08 persen terjadi pada sektor pertambangan. Perbandingan angka di tahun 2014 dan 2015 berkurang sekitar 39.516 orang. Tahun ini, pekerja dengan jumlah jam kerja kurang dari delapan jam per minggu memiliki porsi relatif kecil. Jumlah katagori ini hanya sekitar 7.142 orang atau 1,06 persen dari total penduduk 15 tahun ke atas yang bekerja sebesar 668.754 orang.
“Tingkat pengangguran terbuka tertinggi pada kelompok pendidikan SMP ke bawah sebesar 2,35 persen. Sedangkan yang terendah berada pada kelompok pendidikan diploma ke atas, yaitu sebesar 0,04 persen,” tegasnya.
Struktur penduduk yang bekerja menurut lapangan pekerjaan utama, selama periode Februari 2014 sampai Februari 2015 menunjukan pola perubahan yang sama dengan keadaan sebelumnya. Ia menambahkan, sektor primer terdiri dari sektor pertanian dan pertambangan menjadi sektor ekonomi pemberi kontribusi terbesar dalam penyerapan tenaga kerja.
“Penyerapan tenaga kerja terbesar terjadi pada sektor pertanian yaitu sebesar 28,64 persen, mengalami sedikit penurunan sebesar 0,14 persen yaitu 28,5 persen pada Februari 2014 menjadi 28,64 persen di bulan Februari 2015,” paparnya.
ID
EN