Logo Babel

Berita

Kepala Badan Ketahanan Pangan RI Apresiasi Kelompok Tani Top Milenial Bangka Tengah

Kepala Badan Ketahanan Pangan RI Apresiasi Kelompok Tani Top Milenial Bangka Tengah
Kepala Badan Ketahanan Pangan RI Apresiasi Kelompok Tani Top Milenial Bangka Tengah
Kepala Badan Ketahanan Pangan RI Apresiasi Kelompok Tani Top Milenial Bangka Tengah
Kepala Badan Ketahanan Pangan RI Apresiasi Kelompok Tani Top Milenial Bangka Tengah

BANGKA TENGAH – Ditandai dengan penanaman bawang merah bersama, Kepala Badan Ketahanan Pangan Republik Indonesia, Agung Hendriari mengapresiasi keberhasilan 15...

Kepala Badan Ketahanan Pangan RI Apresiasi Kelompok Tani Top Milenial Bangka Tengah

Rahmadini

Dinas Pangan

5 tahun yang lalu

BANGKA TENGAH – Ditandai dengan penanaman bawang merah bersama, Kepala Badan Ketahanan Pangan Republik Indonesia, Agung Hendriari mengapresiasi keberhasilan 15 orang anak muda usia sekolah asal Bangka Tengah yang tergabung dalam Petani Top Milenial. 

“Yaldi ini adalah Ketua Kelompok Petani Top Milenial penerima bantuan pemerintah program kerja pertanian keluarga melalui Dinas Pangan provinsi. Bersama teman-temannya, Yaldi berhasil mengelola dana 200 juta ini dengan mengembangkan tujuh komoditi pangan yang awalnya hanya empat saja,” ungkapnya.

“Keberhasilan Yaldi menjadi salah satu strategi dalam mengatasi daerah rentan rawan pangan dengan meningkatkan produksi pangan itu sendiri,” lanjutnya. 

Kepala Badan Ketahanan RI Agung mengungkapkan bahwa Bangka Tengah menjadi satu-satunya Kelompok Tani (Poktan) Top Milenial yang menjadi percontohan di Indonesia. Untuk diketahui, Kabupaten Bangka Tengah menjadi salah satu dari 18 wilayah di Indonesia yang terindikasi rentan awan pangan, karena bukan merupakan daerah produksi. Adanya Poktan Top Milenial diharapkan dapat menjadi motor penggerak yang mampu membawa Bangka Tengah menjadi wilayah produksi dan keluar dari zona rentan pangan.

Saat ini, komoditi yang dikembangkan Yaldi dan kawan-kawan di tanah seluas kurang lebih 2,5 ha  adalah komoditi perikanan yang terdiri dari lele yang baru selesai panen dengan hasil 400 kg dari 10 ribu benih yang disebar. Ikan nila dan baung yang diperkirakan akan panen pada bulan Desember mendatang. Kemudian, jagung manis yang baru saja panen dengan hasil 3,7 ton. Cabe merah yang baru ditanam di lahan 0,75 ha, dan bawang merah yang juga baru ditanam di lahan 0,75 ha.

“Dengan memanfaatkan lahan milik salah satu anggota Top Milenial yang tidak terpakai, kami mengelola 7 komoditi secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Yaldi, yang diwawancara di lahan tanam komoditi bawang merah. 

“Harapan kami ke depan adalah memperluas areal tanam sebanyak 2 hektar untuk komoditi sayuran,” tutupnya. Dalam wawancara, Yaldi mengungkapkan terima kasih kepada Dinas Pangan dan dinas terkait yang sudah sangat membantu proses penggarapan dari awal hingga saat ini. 

Kunjungan Kepala Badan RI sekaligus menghadiri rapat koordinasi pelaksanaan program kerja pertanian keluarga yang digelar Dinas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Poktan Top Milenial Desa Lubuk Besar Bangka Tengah, Selasa (20/10/2020). Rakor ini juga dihadiri oleh tim dari Dinas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Asisten II Bangka Tengah, Staf Ahli Bangka Tengah, tim dari Dinas Pangan Bangka Tengah, Kepala BPTP Babel, Kepala Dinas Pertanian Bangka Tengah, dan Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah.

Dalam kesempatan ini, Kaban Ketahanan Pangan RI mendukung sepenuhnya kegiatan Poktan Petani Milenial. Yaldi ditantang untuk menyebutkan yang dibutuhkan dan kendala yang dirasakan agar terus meningkatkan produksi. Cultivator dan sprayer siap diberikan sebagai bentuk dukungan. Di samping itu, Dinas Perikanan Bangka Tengah juga membantu menyediakan cetak 5 kolam ikan, mesin pakan ikan, pakan ikan (pelet), dan benih lele senilai total 95 juta. Tak lupa, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan bantuan cultivator, sprayer dan rumah produksi.

Sumber
Dinas Pangan
Penulis
Rahmadini
Editor
Listya
Fotografer
Rahmadini