Logo Babel

Berita

Letak Geografis Babel Bernilai Ekonomis

Letak Geografis Babel Bernilai Ekonomis
Letak Geografis Babel Bernilai Ekonomis
Letak Geografis Babel Bernilai Ekonomis

Pangkalpinang – Secara geografis letak Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menguntungkan bagi pengembangan sektor ekonomi. Pasalnya lautan Babel menjadi bagian...

Letak Geografis Babel Bernilai Ekonomis

Fajrina

Dinas Kominfo

11 tahun yang lalu

Pangkalpinang – Secara geografis letak Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menguntungkan bagi pengembangan sektor ekonomi. Pasalnya lautan Babel menjadi bagian jalur perdagangan internasional. Tak hanya itu, banyak potensi sumber daya alam laut yang dapat membangkitkan pertumbuhan ekonomi.

Irman Gusman, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengatakan, dengan adanya undang-undang kelautan menjadi salah satu payung hukum untuk menguatkan provinsi-provinsi kelautan. Bangka Belitung dapat menjadi provinsi yang maju dikarenakan memiliki potensi bagus, apalagi berada pada posisi strategis di jalur perdagangan.

“Bermodalkan sumber daya alam ini, Babel sudah bisa mengalahkan Provinsi Sumatera Utara, NTT dan provinsi lainnya,” kata Irman saat mengunjungi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Kantor Gubernur, Jalan Bangka, Kelurahan Airitam, Jumat (6/3/2015).

Terkait kebijakan menteri kelautan yang melarang penambangan timah di laut, menurut Irman, memberikan dampak baik. Kendati sebaliknya juga memberikan dampak buruk terhadap perekonomian di Bangka Belitung. Namun persoalan ini akan disampaikan ke menteri kelautan.

Terdapat beberapa sektor yang harus diperhatikan untuk membangun ekonomi industri. Ia menambahkan, salah satu langkah yang dapat dilakukan yakni membangun infrastruktur dengan mencukupi kebutuhan listrik. Secara geografis Babel memiliki energi alternatif pembangkit tenaga listrik seperti, nuklir atau green teknologi.

“Dengan kondisi listrik yang sangat defisit, harus menggunakan energi alternatif dengan membangun industri energi nuklir,” ungkapnya.

Berbicara mengenai perputaran keuangan, Irman menyarankan agar uang yang ada di Babel jangan dibawa keluar. Artinya, masyarakat diharapkan dapat membelanjakan uangnya di Babel. Selain itu kepala daerah hendaknya sering turun ke pasar melihat kondisi stok kebutuhan masyarakat seperti beras, cabe dan kebutuhan lainnya.

Tampak hadir pada kesempatan ini, Hudarni Rani yang merupakan anggota DPD RI asal Bangka Belitung. Keberadaan legislator Bangka Belitung tersebut diharapkan dapat membantu kemajuan daerah.

Sementara Bayu Martanto Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Bangka Belitung mengharapkan, keberadaan Bank Indonesia yang berdiri sejak 27 November 2014 di Bangka Belitung, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Saat ini BI menilai sektor pertanian dapat menjadi sektor unggulan, selain itu Bangka Belitung juga mempunyai potensi untuk mengembangkan sektor perhotelan.

“Uang yang ada di Babel sebanyak Rp13 triliun. Sejumlah uang tersebut berupa deposito, tabungan,” jelasnya.

Sumber
Dinas Kominfo
Penulis
Fajrina
Editor
Huzari
Fotografer
Fajrina