Berita
Noni Hidayat Ajak Orang Tua Biasakan Anak Konsumsi Pangan Lokal Sejak Dini
PANGKALPINANG — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mengajak...
Noni Hidayat Ajak Orang Tua Biasakan Anak Konsumsi Pangan Lokal Sejak Dini
Vera
Dinas Kominfo
2 hari yang lalu
PANGKALPINANG — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mengajak para orang tua membiasakan anak mengonsumsi pangan lokal, sekaligus mengenalkan proses menanamnya sejak usia dini.
Menurut dia, kebiasaan itu menjadi fondasi penting untuk membentuk pola makan sehat sekaligus menanamkan pemahaman mengenai sumber pangan keluarga.
Hal itu disampaikan Noni Hidayat dalam sambutannya, saat menghadiri kegiatan Pangan Lokal Goes to School yang dirangkaikan dengan sosialisasi konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Pangkalpinang, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu dikemas melalui pendekatan edukatif.
Ratusan siswa diajak mengenal gizi seimbang lewat permainan, diskusi, hingga praktik menyusun menu sehat berbasis pangan lokal.
Noni Hidayat mengatakan, pembiasaan mengonsumsi makanan sehat tidak cukup dilakukan di sekolah. Peran keluarga, menurut dia, menjadi faktor utama dalam membentuk pola konsumsi anak.
"Alhamdulillah anak-anak happy dan menikmati acara. Saya berharap orang tua berperan mengajak anak-anak makan makanan lokal, makan makanan sehat," kata Noni Hidayat,
Ia juga mendorong keluarga memanfaatkan pekarangan rumah sebagai kebun pangan.
Menurutnya, lahan sempit bukan alasan untuk tidak menanam sayuran karena media tanam sederhana seperti polybag maupun galon bekas dapat dimanfaatkan.
Saat berdialog dengan para siswa, Noni menanyakan apakah orang tua mereka telah menanam sayuran di rumah. Sejumlah siswa mengangkat tangan dan mengaku keluarganya sudah memiliki kebun kecil.
Bagi yang belum, Noni Hidayat meminta anak-anak mengajak orang tuanya mulai menanam cabai, singkong, keladi, maupun buncis di rumah.
"Kalau belum ada pekarangan bisa pakai polybag atau bekas galon. Selain anak-anak makan makanan sehat, mereka juga belajar bagaimana tanaman itu tumbuh," ujarnya.
Lebih lanjut menurut Noni Hidayat, gerakan pemanfaatan pekarangan telah dijalankan TP PKK di seluruh kabupaten dan kota di Babel, melalui kolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta sejumlah mitra.
Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat menekankan bahwa edukasi mengenai B2SA perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pola makan sehat menjadi kebiasaan, bukan sekadar pengetahuan.
"Kebiasaan itu perlu ditanamkan melalui edukasi yang berkesinambungan, keteladanan dari orang tua, serta dukungan dari sekolah dan lingkungan sekitar," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Babel Hidayat Arsani, yang diwakili Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Babel, Kurniawan mengatakan, program Pangan Lokal Goes to School bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pola konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman, sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya pangan lokal.
"Kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya kesadaran, peran, dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pola konsumsi pangan B2SA yang memanfaatkan sumber daya lokal," tukasnya.
ID
EN