Berita
Pemprov. Babel Jelaskan Kondisi Perindustrian dan Perdagangan Terkini
PANGKALPINANG - Dalam rangka mengetahui kondisi perekonomian terkini dan perekonomian ke depan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk digunakan sebagai...
Pemprov. Babel Jelaskan Kondisi Perindustrian dan Perdagangan Terkini
Mislam
Disperindag
5 tahun yang lalu
PANGKALPINANG - Dalam rangka mengetahui kondisi perekonomian terkini dan perekonomian ke depan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk digunakan sebagai pertimbangan dalam menyusun kebijakan Bank Indonesia (BI).
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov. Babel) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memaparkan dan menjelaskan asesmen kondisi sektor perindustrian dan perdagangan terkini serta prospek triwulan IV 2020 dan keseluruhan di tahun 2020.
Penjelasan tersebut dipaparkan langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provisi Babel, yang diwakili Armaini, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disperindag Babel selaku narasumber dalam acara Focus Group Discussion (FGD) BI melalui aplikasi zoom meeting, Kamis (15/10/20) di Ruang Serba Guna Disperindag Babel.
Dalam paparannya, perkembangan sektor industri dari jumlah industri besar dan menengah pada tahun 2020 telah terjadi peningkatan satu unit industri di Kota Pangkalpinang. Jumlah industri besar dan menengah pada tahun 2019 sebanyak 76 unit industri, sampai dengan bulan September 2020 menjadi 77 unit industri. Industri di Babel di dominasi oleh industri kelapa sawit (CPO) sebanyak 20 unit industri dan industri logam dasar sebanyak 32 unit industri.
Sementara itu, untuk kapasitas pabrik kelapa sawit yang memperoduksi CPO bervariasi dari 30 ton/jam, hingga 100 ton/jam. Pada tahun 2017 total kapasitas dari seluruh pabrik kelapa sawit yang memproduksi CPO bervariasi dari 30 ton/jam hingga 100 ton/jam. Pada tahun 2017 total kapasitas dari keseluruhan pabrik kelapa sawit di Babel mencapai 7980 ton/jam.
Pada kesempatan tersebut juga dipaparkan pembangunan industri di Provinsi Kepulauan Babel di antaranya adalah penguatan pasokan bahan baku industri yang berkualitas dan berkelanjutan kemudian, untuk menumbuhkan industri pengelolaan sumber daya unggulan yang meliputi lada, perikanan, mineral tanah jarang ikutan timah, dan kelapa sawit dengan struktur industri yang kuat dan berdaya saing serta mengembangkan kompetensi industri daerah pada tiap komoditas basis industri unggulan.
Sedangkan upaya atau strategi Disperindag Babel sendiri untuk meningkatkan kinerja sektor perindustrian dan perdagangan di tahun 2020 khususnya di tengah Covid-19 yaitu, melalui program strategi sektor perdagangan, salah satunya peningkatan daya saing produk dan SDM UKM ekspor dan peningkatan akses pasar UKM melalui sistem elektronika.
Sementara strategi industri di bidang sektor industri kecil dan menengah yaitu melakukan pembinaan dan pengembangan OVOP kemudian, melakukan bimtek produksi bagi wirausaha IKM konveksi yang terkena dampak Covid-19 di Kabupaten Belitung dan bimtek produksi bagi wirausaha IKM reparasi AC yang terkena dampak covid-19 di Kota Pangkalpinang serta, bimtek diversifikasi produk bagi wirausaha IKM lada yang terkena dampak Covid-19 di Kab. Bangka Tengah.
“Disperindag mendukung program Kementerian Perindustrian untuk menjaga produktivitas perusahaan industri dalam kondisi pandemi,” ungkapnya.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) melalui aplikasi zoom meeting yang dipelopori oleh Bank Indonesia tersebut dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pertanian Babel dan pejabat terkait lainnya.
ID
EN