Berita
Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Jadi Pembicara di Seminar Nasional
PANGKALPINANG - Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel), Ridwan Djamaluddin berkesempatan menjadi pembicara di Seminar Nasional tentang...
Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Jadi Pembicara di Seminar Nasional
Irna
Dinas Kominfo
3 tahun yang lalu
PANGKALPINANG - Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel), Ridwan Djamaluddin berkesempatan menjadi pembicara di Seminar Nasional tentang Peran Seorang Engineer dalam Menghadapi Transisi Energi Menuju Indonesia Emas 2045.
Seminar ini diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung (FT UBB), Senin (12/9/2022) bertempat di gedung Graha IKT PT Timah, Pangkalpinang. Selain Pj. Gubernur Kep. Babel, turut hadir pula Human Resources and General Affair Manajer PT J Resources Nusantara M Muid Zeen, Ketua Pengembangan Profesi Persatuan Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Dr. Massagus Ahmad Aziz, Manager dan Kepala Teknik Tambang PT Atutmin Indonesia, dan selaku moderator Dr. Franto yang merupakan dosen Teknik Pertambangan UBB.
Menjadi guest speaker pertama, Pj. Gubernur Ridwan mengaku tampak bangga ia merupakan salah satu bagian dari orang yang menyandang titel sebagai Insinyur.
"Menurut saya insinyur itu orang yang jujur, karena kalau bohong kelihatan perkerjaannya. Cara kita berpikir jauh rasional," ungkapnya di hadapan para peserta seminar yang rata-rata mahasiswa.
Berbicara tentang Indonesia 2045, kata Pj. Gubernur Ridwan yang juga merupakan Dirjen Minerba di Kementerian ESDM, bahwa hal ini harus dipersiapkan.
"Kita rintis dari sekarang, kan para insinyur ini konsisten, dan jangan mudah tergoda, dan terus maju untuk berkontribusi bagi masyarakat luas," papar Pj. Gubernur Ridwan.
Baginya, era pertarungan di dalam jauh lebih penting ketimbang bertarung ke luar.
"Kita harus membuat Indonesia ini lebih berkompetitif. Ambil contoh transisi energi yang tidak boleh dikendalikan orang lain. Harus kita kuasai teknologinya," ungkapnya.
Dia juga mengakui, minat seseorang untuk menjadi insinyur atau Sarjana Teknik mulai banyak. Untuk itu, ia berharap melalui seminar ini akan memperkuat keyakinan bahwa negara ini jika ingin maju perbanyak lah insinyurnya.
Dirinya berharap ada anak muda kita lebih andal dan lebih jago, bisa menghasilkan produk-produk yang bagus dan bisa kita pakai. Pengembangan sumber daya manusia, ia menyarankan anak muda dikirim sekolah keluar negeri dan masuk ke perusahan-perusahan yang hebat itu untuk menjadi bekal bagi mereka.
"Dukungan kepada produk dalam negeri itu harus kita dukung secara total, semoga bermanfaat bagi kita semua," tuturnya.
ID
EN