Logo Babel

Berita

Penting Bagi Semua Pihak untuk Peduli Aktifitas Posyandu

Penting Bagi Semua Pihak untuk Peduli Aktifitas Posyandu
Penting Bagi Semua Pihak untuk Peduli Aktifitas Posyandu
Penting Bagi Semua Pihak untuk Peduli Aktifitas Posyandu
Penting Bagi Semua Pihak untuk Peduli Aktifitas Posyandu

MANGGAR - Kepada warga, Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Suganda Pandapotan Pasaribu berpesan, jika Kepala Desa hanya berkunjung kesini...

Penting Bagi Semua Pihak untuk Peduli Aktifitas Posyandu

Nona

Dinas Kominfo

2 tahun yang lalu

MANGGAR - Kepada warga, Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Suganda Pandapotan Pasaribu berpesan, jika Kepala Desa hanya berkunjung kesini satu bulan sekali, warga silahkan laporkan kepadanya. 

"Artinya ini harus menjadi perhatianlah bagi semua," tegas Pj Gubernur Suganda dalam kunjungannya memantau perkembangan gizi anak dan ibu hamil di Desa Kurnia Jaya, Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Minggu (28/05/2023). 

Penyuluhan, sosialisasi dan pemantauan menjadi target kunjungan kerja Pj Gubernur Suganda untuk mendeteksi penyebab munculnya permasalahan gizi pada anak dan ibu hamil. Karena bagi anak, permasalahan gizi tertinggi dikarenakan pola asuh yang kurang baik atau bahkan salah sejak dalam kandungan. 

"Pokoknya kesadaran kitalah, masa kita tega, kita enak-enak tetapi disekitar kita menderita. Jangan dong," ujarnya mengingatkan semua lini yang harus melibatkan diri dalam aktivitas kader posyandu di desa-desa. 

"Saya begini karena saya lama tinggal di Desa. Doakan pak kades kita sehat, agar bisa memberikan pelayanan terbaik," ujar Pj Gubernur setelah mendapati bahwa kegiatan posyandu di Kawasan Mina Politan Desa Kurnia Jaya ini tidak terlaksana dengan baik. 

Dalam pertemuan yang dilaksanakan di rumah Ibu Sunarti, selaku orang tua dari Mahira yang berusia 11 bulan itu, Pj Gubernur Suganda yang hadir bersama sang Istri Maya Suganda Pasaribu, mendapat cerita bahwa Mahira jarang ke Posyandu, dan belum mendapat imunisasi lengkap karena hampir setiap jadwal posyandu, Mahira mengalami demam terus. 

"Demam itu, pertanda imun tubuhnya rendah, penyebabnya salah satunya adalah imunisasi tidak lengkap," jelas Pj Gubernur Suganda mensosialisasikan manfaat imunisasi dan mengajak ibu Sunarti untuk aktif mengikuti Posyandu. 

"Untuk kebutuhan gizi, suami (bapak mahira) kan bekerja sebagai nelayan, harusnya banyak makan ikan ya," ajaknya kepada Ibu Sunarti. 

Dalam kunjungan ini, dilaksanakan program Pemberian Makanan Tambahan kepada warga. 

"Ini ada susu, dan lain-lain sebagai simbolis, ini diberikan kepada semua warga desa," pesannya.

Posyandu Disini, Belum Ada Dari Desa

Pj Gubernur Suganda juga berpesan kepada pihak Kecamatan untuk bisa mendirikan Posyandu bersama kader Posyandu, dengan melakukan konsolidasi kader agar perbandingan jumlah masyarakat dan ketersediaan posyandu sesuai dengan aturan yang ada. 

Posyandu di kawasan minapolitan yang setidaknya berjumlah 206 kepala keluarga (KK) ini tidak memiliki Posyandu khusus, sedangkan seharusnya, jika dilihat dari jumlah KK, setidaknya ada 3 titik kegiatan posyandu dengan masing-masing memiliki 9 orang kader. 

"Sudah dibuatkan posyandu 2 tahun lalu, tetapi belum bisa dilakukan kegiatan posyandu. Sebelumnya, aktifitas ini memang dilakukan menginduk pada posyandu terdekat," jelas Kades Kurnia Jaya menjelaskan, sehingga warga kawasan ini jadi jarang mengikuti Posyandu. 

Menanggapi ini, sebagai Pj Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Maya Suganda Pasaribu mengatakan perumahan di kawasan ini sudah 6 tahun dibangun, seharusnya sudah ada Posyandu yang dihadirkan.

Dirinya tidak berharap ada alasan gara-gara jauh, maka anak-anak tidak mengikuti posyandu. 

"Paling tidak ada penimbangan dilakukan walau tidak dilakukan semua kegiatan jauh. Apalagi disini masyarakatnya banyak," tegasnya. 

"Pak Kades, harusnya jika kawasan sudah sebanyak ini jumlah warganya, sudah ada aktivitas posyandu rutin. Jika kekurangan kader, buatkan jadwalnya agar tetap bisa terlaksana, koordinasikan dengan puskesmas," jelas Maya Suganda Pasaribu. 

Diketahui kawasan yang sudah ada sejak 6 tahun lalu ini memiliki jumlah sasaran balita 80 anak, dan beberapa ibu hamil. 

"Memang bukan tugas puskesmas saja, ada koordinasi dengan perangkat desa dan juga pak camat ya," tegas Maya Suganda Pasaribu. 

Tidak bisa mengharapkan kader saja, lanjutnya mengatakan, walau perannya sebagai ujung tombak pada tiap desa, sesekali pihak Kabupaten bisa melaksanakan pembinaan ke Kecamatan dan Desa, begitu seterusnya hingga terlaksana kegiatan Posyandu yang sangat bermanfaat bagi warga. 

"Sesekali ibu camat harus bisa bertemu kader-kader posyandu di desa, mereka juga butuh pembinaan. Sayapun mulai sekarang akan lakukan pembinaan kepada kabupaten," ajaknya karena harus disadari semua punya kesibukan, maka ada pembagian dalam kepengurusan PKK seperti pokja 1, pokja 2 dan seterusnya. 

Dijelaskannya pula bahwa penting seorang petugas gizi memberikan arahan tentang pemenuhan gizi yang lengkap dan seimbang kepada warga.

"Intinya makanan bergizi ini, tidak harus mahal. Silahkan juga bertanya kepada petugas gizi tentang apapun terkait pemenuhan gizi," ajaknya kepada warga. 

Sumber
Dinas Kominfo
Penulis
Nona
Editor
Budi
Fotografer
Iyas Zi