Berita
Persentase Penjaringan Kesehatan Siswa Kelas 10 SMA/SMK/MA Babel Capai 100 Persen
PANGKALPINANG - Hingga 31 Desember 2019, persentase sekolah yang melaksanakan penjaringan siswa kelas 10 Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan/...
Persentase Penjaringan Kesehatan Siswa Kelas 10 SMA/SMK/MA Babel Capai 100 Persen
Adinda Chandralela
Dinas Kesehatan
5 tahun yang lalu
PANGKALPINANG - Hingga 31 Desember 2019, persentase sekolah yang melaksanakan penjaringan siswa kelas 10 Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah atau yang sederajat mencapai sebesar 100 persen.
Demikian diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mulyono Susanto saat membuka kegiatan Pertemuan Penguatan Model Sekolah/Madrasah Sehat Tingkat Kota Pangkalpinang, yang diselenggarakan di Hotel Sun Pangkalpinang, Rabu (19/8/20).
"Dari 158 sekolah sederajat SMA yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, semua sudah melakukan penjaringan kesehatan," ungkapnya.
"Dari hasil pelaksanaan penjaringan kesehatan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun Ajaran 2019-2020, dari 22.221 atau 97,8 persen siswa yang dijaring, ditemukan 41,34 persen mengalami masalah karies gigi," jelasnya.
"Kita juga dapat mengetahui bahwa 8,32 persen dari jumlah tersebut memiliki status gizi kurus, 7,51 persen berstatus gizi gemuk, bahkan 11,48 persen mengalami status stunting," ujarnya.
Oleh karena itu, untuk pelaksanaan, sekolah bersinergi dengan puskesmas dalam melakukan pelayanan kesehatan.
"Kunci keberhasilan mewujudkan sekolah/madrasah sehat memerlukan sinergi dan kolaborasi yang erat antara kepala sekolah dan kepala puskesmas secara tim," ungkap Kadis Kesehatan Mulyono Susanto.
"Selain dapat mewujudkan sekolah/madrasah sehat. Harapan kita, sekolah/madrasah dapat menjadi wadah penguatan perilaku hidup bersih dan sehat sesama warga di lingkungannya," jelasnya.
Sementara Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Sardiyono menjelaskan bahwa dalam rangka mewujudkan peserta didik yang sehat di sekolah/madrasah, perlu dilakukan pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah /Madrasah (UKS/M).
"UKS/M memiliki tiga pilar, yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat. Untuk pelaksanaannya, program ini dilaksanakan oleh tim yang ada di setiap sekolah, termasuk jenjang sekolah dasar/madrasah," lanjutnya.
"Kita berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan sosial yang baik sehingga tumbuh dan berkembang secara harmonis dan optimal menjadi sumber daya manusia yang berkualitas," pungkasnya.
ID
EN