Logo Babel

Berita

Pj Gubernur Ridwan Pantau Kampong Kecit saat G20 Berlangsung

Pj Gubernur Ridwan Pantau Kampong Kecit saat G20 Berlangsung
Pj Gubernur Ridwan Pantau Kampong Kecit saat G20 Berlangsung
Pj Gubernur Ridwan Pantau Kampong Kecit saat G20 Berlangsung
Pj Gubernur Ridwan Pantau Kampong Kecit saat G20 Berlangsung
Pj Gubernur Ridwan Pantau Kampong Kecit saat G20 Berlangsung

SIJUK – Di sepanjang jalan setapak dari Hotel Sheraton Belitung, tempat para perwakilan delegasi Development Working Group G20 menuju kegiatan acara...

Pj Gubernur Ridwan Pantau Kampong Kecit saat G20 Berlangsung

Natasya

Dinas Kominfo

3 tahun yang lalu

SIJUK – Di sepanjang jalan setapak dari Hotel Sheraton Belitung, tempat para perwakilan delegasi Development Working Group G20 menuju kegiatan acara Development Working Group G20 berlangsung, tampak berjejer stan-stan UMKM dengan nama ‘Kampong Kecit’. 

Stan-stan itu terbuat dari bahan-bahan alami seperti bambu dengan atap dedaunan yang berdiri tegap.

Bersama Penjabat (Pj) Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) Sri Utama Soedarsono, Pj Gubernur Kep. Babel mengunjungi beberapa stan UMKM, seperti Busu, Ishadi, Desa Keciput, Desa Tanjung Binga, dan Desa Suak Gual, pada hari Kamis (8/9/2022). 

“Kita bangga menjadi tuan rumah G20. Bagi kita, kegiatan ini bukan akhir dari cerita. Kita ingin memberikan dampak kepada masyarakat sekitar. Beberapa stan ini dihadiri oleh UMKM, jadi kami harapkan mereka bisa mempromosikan produknya,” ungkapnya.  

Pada stan Desa Suak Gual yang menjual kain eco print, Rumiah sang pemilik usaha mendemonstrasikan pembuatan kain eco print. Pembuatan selembar kain eco print, diketahui memakan waktu hingga 4 hari.  Kain yang diproduksi pun sangat eksklusif, karena 1 motif hanya ada 1 lembar di dunia. Kegiatan ini menarik perhatian para delegasi dari berbagai negara. 

“Kain ini sudah dibeli para delegasi dari berbagai negara seperti Perancis, Ukraina, Rusia, dan Amerika. Bahkan yang Perancis beli 4 lembar kain. Mereka tertarik karena kain ini alami, natural, dan proses pembuatannya yang ramah lingkungan,” jelasnya. 

Pj Gubernur Ridwan menjelaskan, bagi setiap produk yang ditampilkan bukan mementingkan harga produknya tetapi lebih pada budaya, kultur, dan usaha yang dilakukan pelaku UMKM, agar bisa dibeli oleh delegasi mancanegara. 

“Selama kegiatan ini kami harap mereka bisa mempromosikan produk, khususnya konsumen internasional. Jadi mereka memperkenalkan produk lokal, jadi di masa depan ini bisa menjadi usaha yang berkelanjutan bagi masyarakat Bangka Belitung,” jelasnya. 

Pj. Ketua Dekranasda, Sri Utami sangat mendukung kegiatan ini. Pelaku usaha bisa memperkenalkan produknya. Dengan demikian, para pelaku usaha bisa mengukur penjualan produk dan kembali mengevaluasi kualitas produk yang ditawarkan pada mata mancanegara. 

“Jadi ini kebaikan untuk semuanya, kebaikan untuk UMKM-nya, kebaikan pula untuk masyarakat, wisatawan, dan pemerintahannya. Saya sangat mendukung ini semua. Kita mencari jalan, agar produk-produk hebat ini bisa dikenal orang. Produk kita ini sangat luar biasa. Inilah kesempatannya, jangan pernah berhenti untuk melakukan sesuatu yang baru. Sehingga nanti harapan saya, tidak hanya dibeli oleh masyarakat lokal, tapi juga nasional dan hingga internasional,” pungkasnya.

Sumber
Dinas Kominfo
Penulis
Natasya
Editor
Lulus
Fotografer
Saktio