Logo Babel

Berita

Tim Penggerak PKK Sampaikan Ibu Harus Peka Terhadap Respon Anak

Tim Penggerak PKK Sampaikan Ibu Harus Peka Terhadap Respon Anak
Tim Penggerak PKK Sampaikan Ibu Harus Peka Terhadap Respon Anak
Tim Penggerak PKK Sampaikan Ibu Harus Peka Terhadap Respon Anak
Tim Penggerak PKK Sampaikan Ibu Harus Peka Terhadap Respon Anak
Tim Penggerak PKK Sampaikan Ibu Harus Peka Terhadap Respon Anak

SIMPANG GONG – Wakil Tim Penggerak PKK, Laksmi Damayanti menyampaikan pentingnya respon anak, bahwa bayi yang sehat adalah yang bisa merespon atau bereaksi...

Tim Penggerak PKK Sampaikan Ibu Harus Peka Terhadap Respon Anak

Khalimo

Dinas Kominfo

5 tahun yang lalu

SIMPANG GONG – Wakil Tim Penggerak PKK, Laksmi Damayanti menyampaikan pentingnya respon anak, bahwa bayi yang sehat adalah yang bisa merespon atau bereaksi dengan suara seperti berbicara. Untuk melihat respon pada balita, para ibu bisa memberikan makanan manis atau asam. Makanan manis, atau asam diganti-ganti untuk merangsang indra pengecap anak.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Tim Penggerak PKK Laksmi Damayanti pada saat kunjungan kerja Tim Penggerak PKK ke berbagai desa di Bangka Barat, Kamis (01/10/2020).

“Kalau tidak ada reaksi atau respon, bisa dikonsultasikan ke puskesmas. Biasanya saat berusia delapan bulan keatas bayi akan memiliki respon seperti berbicara. Kalau tidak ada kata-kata yang keluar dari mulut anak, para ibu perlu perhatikan kondisi anaknya,” jelasnya.

Untuk pemenuhan kebutuhan gizi anak dapat dilakukan dengan pemberian makanan kepada balita dalam bentuk kudapan yang aman dan bermutu beserta kegiatan pendukung lainnya dengan memperhatikan aspek mutu dan keamanan pangan. Serta mengandung nilai gizi yang sesuai dengan kebutuhan sasaran.

“Karena tumbuh kembang anak harus sangat diperhatikan. Kita bisa melihat tumbuh kembang anak dari bayi agar kesehatan para balita terjaga,” terang Laksmi.

Pemberian makanan tambahan ini bisa berupa tambahan sayuran, daging, maupun ikan agar gizinya terlengkapi.

Tidak hanya pemberian makanan tambahan, Laksmi mendorong para Ibu agar dapat memberikan ASI kepada anak, setidaknya hingga berusia 2 tahun. 

Di akhir kegiatan, Laksmi pun menyerahkan secara simbolis Pemberian Makanan Tambahan kepada masyarakat.

Sumber
Dinas Kominfo
Penulis
Khalimo
Editor
Listya
Fotografer
Iyas Zi